Berikut adalah sepenggal kata sambutan dari MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL, MOHAMMAD NUH dalam memperingati HARDIKNAS 2010.
“Ada tiga makna penting tiap kali kita memperingati hari-hari besar Nasional, seperti halnya HARDIKNAS hari ini.
Makna pertama, berkait dengan momentum untuk merenungkan dan merefleksikan diri terhadap perjalanan dan langkah panjang yang telah dilalui. Ini berkait dengan cita-cita awal lahirnya HARDIKNAS, sebuah cita-cita yang saat itu dicirikan dengan semangat kepahlawanan, semangat kesediaan diri untuk
memberikan lebih dari kewajibannya, dan untuk menerima kurang dari hak-haknya, disertai dengan keyakinan bahwa pemberian yang lebih dan penerimaan yang kurang itu dijadikan sebagai investasi kemasyarakatan, yang insya Allah pada saatnya akan diperoleh kemanfaatan lebih. Semangat itu dalam konteks kekinian saat ini, kiranya masih relevan untuk selalu dikumandangkan, terutama dalam kondisi bangsa seperti saat ini.
Makna kedua, upaya didalam mengintropeksi diri dari apa yang sedang kita lakukan didalam menjalankan berbagai program pendidikan saat ini untuk menatap masa depan yang lebih baik, dalam menjamin pelayanan pendidikan secara non discriminative kepada semua anak usia sekolah Indonesia di manapun mereka tinggal, sehingga sebuah cita-cita luhur saat digagasnya peringatan HARDIKNAS,
bisa terus terjaga.
Makna ketiga, bagaimana kita memprespektifkan apa yang telah dan sedang dilakukan untuk masa depan yang lebih baik, sebagaimana dicantumkan dalam konstitusi kita serta diamanatkan pula dalam sistem perundangan, dalam upaya mencerdaskan bangsa secara utuh.”
sumber
Semangat yang diharapkan dari peringatan HARDIKNAS tersebut kiranya tidak hanya menjadi sebuah kalimat yang selalu dikumandangkan saja. Semangat itu harus dapat berwujud lebih dari sebuah kalimat belaka. Dibutuhkan konsistensi komitmen pada setiap stakeholder terkait agar semangat itu dapat mengalir di dalam jiwa dan raga ini. Diawali dengan konsistensi dari sebuah komitmen tersebut, insyaallah pelayanan pendidikan non discriminative dapat diberikan kepada semua anak usia sekolah Indonesia di manapun mereka tinggal sehingga upaya mencerdaskan bangsa secara utuh dapat terlaksana dengan baik. AMIN…
Pada hari sabtu 1 mei 2010,,gw memberanikan diri bwt mngetikkan sebuah SMS ke temen gw..yang isinya cukup bisa membuat temen gw shock n tertawa sendiri ketika membacanya. Kata temen gw “serius lw yul?”.
“Heh??gag kq gw cuma bcanda..(sedikit menyengirkan bibir)”
“Yul,,gw saranin ga usah d..gw wd pernah ngerasaain itu, n gw nyesel pernah ngerasain itu. Tapi kq lw bener2 wd siap gw dukung lw kq….tapi kalo ngk gw saranin jangan!!!!”
SIAP??apa maksud dari kata itu??gw masih bingung mencernanya..
”Gw juga belom tw gw siapnya kapan..”
Trus kata temen gw;”waktu yang menentukan..ga penting harus ada yang nganterin, yang nelpon, yang nraktir makan(yang ini ma matre namanya..hohoho)…Jadi orang itu yang mandiri yul!!gw cuma bisa nyaranin itu.”
“MANDIRI??insyaallah gw wd cukup mandiri kq..hehehe(tetep narsis). Tapi, semandiri apapun orang juga butuh yang namanya perhatian..n perhatian itu juga ga mesti dari pacar,,perhatian itu juga bisa dari orang tua, temen, dan orang-orang di lingkungan sekitar kita.”
“ya,,,yang lw bilang itu emang bener..Tapi yang kayak gw bilang tadi..kalo lw uadah SIAP,,silahkan..tapi kq BELOM,, jangannn..Karna sebuah PERHATIAN kadang2 bikin orang kejebak..hati2 aja!!!”
Ngebaca sketsa diatas, mungkin ngebuat beberapa orang bingung apa maksudnya c??ya,,tapi hanya itu lah yang bisa gw tulis..gw ga mw terlalu meng-ekspos diri gw sendiri di situs public…hohohoh
Entahlah,,,gw juga ga ngerti ma diri gw sendiri,,belakangan ini gw ukup menjadi remaja yang labil..bingung atas diri sendiri,dan keinginan dari diri gw sendiri juga..
Hufttttttt,,
ingin rasanya berteriak..tapi suara ini tak mampu..
ingin aku menangis,tapi air mata ini tak sanggup..
dan ingin aku berceritra,,tapi hati ini merasa cukup malu..
“Arrrrrrrrrrrrrgggggggggggggghhhhhhhhh”apa c gw..LEBAY ABIBEZZZZZZZZZZ
Udah ahhh,,
Intinya: Tengkyu sob..gw tampung SARAN lw..^^

